Nov 30

Banda Band terbentuk pada tanggal 24 Desember 2004, bertepatan dengan tragedi Tsunami Aceh, yang kemdian menjadi salah satu dasar dibentuknya band ini.

Banda Band Album: Menjadi Kenyatan

Banda Band Album: Menjadi Kenyatan

Pada dasarnya, Banda memiliki arti milik atau harta.

Oleh karena itu, para personil Banda berharap bahwa band ini tidak hanya menjadi milik/harta mereka, namun seluruh masyarakat juga ikkut memiliki band ini dan musik yang dibawanya.

Banda terdiri dari enam orang: Arie (Vocal), Adit (Drum), Ronnie (Lead Guitar), Ardi (Guitar), Krisna (Keyboard), dan Iqbal (Bass).

Pada prinsipnya, musik Banda berada di genre pop-rock-romantic, yang juga diwarnai sisi etnik di beberapa lagunya, seperti “Cinta yang hilang” dan “Tak Bisa Sempurna”.

Banda sangat di-influence oleh warna musik 80-an, 90-an hingga music saat ini, diantaranya seperti Firehouse, White Lion, Chicago, dan Maroon5. Continue reading »

Tags: , , , , , ,

Nov 28

Setelah menunggu 2 hari off akibat pergantian hosting (ternyata cuma paket basic yang diganti, sial)…

Akhirnya kita teruskan lagi nge-blognya..

Tapi pulang dulu ah… Have a nice weekend…

Nov 23

Canon 70-200mm f/4 L is the one of Canon Telezoom lens from L series edition. You know that L series have the best optical quality so the price is so expensive (hehe.. ga nyombong yee). Now, I’m gonna show you what could be done by this lens.

Yesterday, I went to Ancol beach, to hunt some good pictures there. Of course with my “model”. When the evening was passed (tepatnya habis maghrib), so many teenagers (boys and girls) were wasting their time, dating at the beach. I don’t know what they have done because the place was so dark.

Below is the picture of the beach i got using my Canon kit lens 18-55mm f/3.5-f-5.6. I had made the camera setting with ISO 1600, Tv=1/10 s, and Av=3.5.

ancol beach using 18-55.jpg

ancol beach using 18-55.jpg

The result was so dark, nothing could be seen.

But I got an idea. I took my great Canon 70-200mm f/4 L “Bazooka” lens out from my Focus01 bag. With the velbon tripod, I set the lens on the camera, and tried to shoot. You can see the result below…

Ancol beach using 70-200mm

Ancol beach using 70-200mm (1)

Ancol beach using 70-200mm (2)

Ancol beach using 70-200mm (2)

Hahaha… such a wonderful thing…

The other thing I like from this bazooka is when I capture the moonlight. With steady tripod, the fullmoon captured will be so beautiful. It looks like a sunkist-navel orange, my favourite fruit.

full moon using 70-200mm

full moon using 70-200mm

The result, I crop the picture 100% and it looks so beautiful.

Full moon using 70-200mm

Full moon using 70-200mm

So… Lets go hunting…

Tags: , , , , , ,

Nov 19

Sudah seminggu ini para SML optimizers pindah ke gedung Jamsostek. Gedung yang berada di belakang wismul. Memang bener kata pak ZA yang pertama kali dari kita yang merasakan luasnya ruang yang disediakan untuk para vendor Telkomsel. Dengan luasnya ruangan, memudahkan kita untuk mendapatkan inspirasi. Ditambah lagi dengan letaknya yang bersih dan tidak berisik (Mungkin karena baru kali ya, dan vendor2 juga belum hijrah ke sini semua, sebagian masih di lt.8 wismul).

Setelah melewatkan hari dengan bekerja di sini, dengan akses internet yang super cepat (katanya sih disediakan 11MBps), kita jadi nyaman2 aja di sini. Apalagi hal ini sangat mensupport kerjaan, mengirim email, me-remote server, dll. Sungguh menyenangkan di sini untuk berkonsentrasi (secara ngoptim itu perlu konsen BGT gitu.

Nah loh, ternyata orang2 di Suren II pada merindukan kita nih. Kenapa ya?

Memang sih alasan koneksi internet jadi pertimbangan kami untuk move, namun di samping itu kita juga membutuhkan kenyamanan dalam bekerja. Ya, kalau dipikir-pikir, di tempat yang baru jadi lebih bebas mengekspresikan diri… Kalau kata Pak AS (bukan dukun itu ya :p), di Jamsostek jadi lebih asik kalau koordinasi dan sharing2 sama temen2 and no smoke. Lain halnya dengan ibu yang tidak mau disebutkan namanya (sebut aja ibu F), menurut sang ibu (sebenarnya belum jadi ibu loh, aminin deh), beliau jadi lebih good mood di sini lantaran banyak sekali pilihan makanan yang bervariasi. Tentunya mood ini sangat mempengaruhi kualitas pekerjaan. Kalau pak RF lain lagi, beliau jadi seneng karena bisa donlot yang aneh2..

Yaa, akhirnya dengan penuh pengorbanan, pihak SML meng-upgrade koneksi internetnya menjadi 1Mbps. Wow, padahal harga koneksi segitu sih mahal juga. Ga tau juga deh, tapi kalo di fastnet, gw liat sih untuk upto 3000 kbps cuma kena Rp 1.195.000. Yaa..  jadi ga enak nih sama orang kantor..

Setelah mencoba di Suren II ternyata koneksinya cepet banget dah. Asik dah.. Berikut test kecepatan internet antara Suren II vs Jamsostek menggunakan speedtest.

Internet connectivity in Suren II:

Internet connectivity in Jamsostek lt.11 using surfzone:

Yaa, walaupun ga bisa nyamain, at least di kantor kecepatannya setara sama HSDPA gitu loh.

Namun kayaknya untuk koneksi email ataupun website untuk SML sendiri masih agak lemot , kalo untuk sending/receiving dari/ke email luar spt yahoo, gmail, apalagi telkomsel. Entahlah, sudah pernah saya coba trace dibandingin dengan website-ku ini, dan hasilnya beda banget. Untuk server website ini, cuma butuh waktu skitar 300ms via teliasonera router di Hongkong. Sedangkan untuk smltech, butuh waktu hampir 5 menit dengan trace yg sama ke masterweb-nya. Dan dari indosat sendiri ke masterwebnya yang butuh waktu 4menit-an. Muke gile, padahal sama2 IP indonesia.

Yaa begitulah… Memang internet bukan segalanya.

Yaa… sekali lagi internet bukan segalanya…

Tags: , , , ,