Jun 30

Huh, after manually upgrading this blog from wordpress 2.6 to wordpress version 2.8, suddenly my blog become error. Yup, when i clicked the post to show single post, it directly connect to 404 error. How come? Is there something wrong when upgrading. I’ve never upgraded my wordpress before. And I’ve followed the instruction correctly when upgrading my wordpress,  like shown below:

  1. Download new wordpress version 2.8.
  2. Extract wordpress 2.8.zip.
  3. Delete “wp-content” folder of the extraction files.
  4. Connect to your server, click public html.
  5. Delete all files in public html except wp-config.php and wp-content folder.
  6. Upload the new files of wordpress 2.8 without wp-content folder (no.3) to public html.
  7. Log-in to your blog (http://yourblogname/wp-admin.
  8. Click upgrade wordpress and enjoy your new wordpress.

Yup, that’s it all. But after that 404 happened.

I check all the things from wp-config.php, database mysql, etc. Finally I’ve found the problem that the file .htaccess “was deleted. Thanks God, I’ve backed it up.

Tags: , ,

Jun 28

Sabtu sore kemarin, diajak sama si Adi and Edy hunting ke Suramadu. Akhirnya bisa merasakan jembatan yang katanya terpanjang di Asia Tenggara itu. Sayangnya pas sampe sono udah mau maghrib, trus susah nyari spot yang bagus berhubung kita bawa mobil. Lagi pula gear yang gw bawa juga cuma kit doang. Ga bawa tripod lagi.

Ya dengan waktu seadanya, daripada ga ada hasil, ya sudahlah kita foto aja apa yang ada. Kita ngambil spot di bebatuan. Sebelah kanan kalo mau ke arah Madura. Ternyata agak kejauhan juga dan pas beberapa ngambil eh udah adzan. Yowes cabut deh balik.

Suramadu

Suramadu

Mungkin karena kurang puas, eh si Bro Edy ngajakin lagi hunting sunrise di Kenjeran, pantai deket Suramadu. Bangun jam 3, jam 4 jalan, sempet subuhan dulu di ITS. Karena si Adi ga bisa jadi kita langsung cau ke Kenjeran. Sayang agak mendung, matahari ga nongol2 lagi, sampe jam setengah tujuh.

Kenjeran

Kenjeran

Cabut lagi ke Suramadu, kali ini cuma nyari spot view yang bagus coz kabut waktu itu ada kabut yang menutup Suramadu. Sampe jam 7an lebih pun tuh kabut masih ada, so akhirnya balik dah. Mungkin next hunting kita coba lagi, dengan bawa gear lengkap tentunya.

Suramadu lagi

Suramadu lagi

Tags: ,

Jun 14

Sebuah taushiyyah agar menjadi hamba-Nya yang ikhlas..

Oleh :  Ustadz Ahmad Daniel, Lc

Ikhlas, suatu kata yang sudah tidak asing lagi di telinga kaum muslimin. Sebuah kata yang singkat namun sangat besar maknanya. Sebuah kata yang seandainya seorang muslim terhilang darinya, maka akan berakibat fatal bagi kehidupannya, baik kehidupan dunia terlebih lagi kehidupannya di akhirat kelak. Ya itulah dia, sebuah keikhlasan. Amal seorang hamba tidak akan diterima jika amal tersebut dilakukan tidak ikhlas karena Allah.
Allah berfirman yang artinya ” Maka sembahlah Allah dengan mengikhlaskan agama kepada-Nya.” (Az Zumar : 2) .
Keikhlasan merupakan syarat diterimanya suatu amal perbuatan di samping syarat lainnya yaitu mengikuti tuntunan Rasulullah Shollallahu alaihi wasallam .
ibnu Mas’ud Rhodiyallahu anhu berkata “Perkataan dan perbuatan seorang hamba tidak akan bermanfaat kecuali dengan niat (ikhlas), dan tidaklah akan bermanfaat pula perkataan, perbuatan dan niat seorang hamba kecuali yang sesuai dengan sunnah (mengikuti Rasulullah Shollallahu alaihi wasallam)”.

Apa Itu Ikhlas ?

Banyak para ulama yang memulai kitab-kitab mereka dengan membahas permasalahan niat (dimana hal ini sangat erat kaitannya dengan keikhlasan), di antaranya Imam Bukhari dalam kitab shohihnya, Imam Al Maqdisi dalam kitab Umdatul Ahkam, Imam Nawawi dalam kitab Arbain Nawawi dan Riyadhus Sholihinnya, Imam Al Baghowi dalam kitab Masobihis sunnah serta ulama-ulama lainnya. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya keikhlasan tersebut. namun, apakah sesungguhnya makna dari ikhlas itu sendiri ?. Saudaraku, yang dimaksud dengan keikhlasan adalah ketika engkau menjadikan niatmu dalam melakukan suatu amalan hanyalah karena Allah semata, engkau melakukannya bukan karena selain Allah, bukan karena riya (ingin dilihat manusia) ataupun sum’ah (ingin didengar manusia), bukan pula karena engkau ingin mendapatkan pujian serta kedudukan yang tinggi di antara manusia, dan juga bukan karena engkau tidak ingin dicela oleh manusia. Apabila engkau melakukan suatu amalan hanya karena Allah semata bukan karena kesemua hal tersebut, maka ketahuilah saudaraku, itu berarti engkau telah ikhlas. Fudhail bin Iyadh berkata ” Beramal karena manusia adalah syirik, meninggalkan amal karena manusia adalah riya”.

Dalam Hal Apa Aku Harus Ikhlas ?

Sebagian manusia menyangka bahwa yang namanya keikhlasan itu hanya ada dalam perkara-perkara ibadah semata seperti sholat, puasa, zakat, membaca al qur’an , haji dan amal-amal ibadah lainnya. Namun saudaraku, ketahuilah bahwa keikhlasan harus ada pula dalam amalan-amalan yang berhubungan dengan muamalah.  Ketika engkau tersenyum terhadap saudaramu, engkau harus ikhlas. Ketika engkau mengunjungi saudaramu, engkau harus ikhlas. Ketika engkau meminjamkan saudaramu barang yang dia butuhkan, engkau pun harus ikhlas. Tidaklah engkau lakukan itu semua kecuali semata-mata karena Allah, engkau tersenyum kepada saudaramu bukan karena agar dia berbuat baik kepadamu, tidak pula engkau pinjamkan atau membantu saudaramu agar kelak suatu saat nanti ketika engkau membutuhkan sesuatu maka engkau pun akan dibantu olehnya atau tidak pula karena engkau takut dikatakan sebagai orang yang pelit. Tidak wahai saudaraku, jadikanlah semua amal tersebut karena Allah. Rasulullah Shollallahu alaihi wasallam bersabda : “Ada seorang laki-laki yang mengunjungi saudaranya di kota lain, maka Allah mengutus malaikat di perjalanannya, ketika malaikat itu bertemu dengannya, malaikat itu bertanya “hendak ke mana engkau ?” maka dia pun berkata “Aku ingin mengunjungi saudaraku yang tinggal di kota ini”. Maka malaikat itu kembali bertanya “Apakah engkau memiliki suatu kepentingan yang menguntungkanmu dengannya ?” orang itu pun menjawab :”tidak, hanya saja aku mengunjunginya karena aku mencintainya karena Allah, malaikat itu pun berkata “sesungguhnya aku adalah utusan Allah untuk mengabarkan kepadamu bahwa sesungguhnya Allah mencintaimu sebagaimana engkau mencintai saudaramu itu karenaNya” (HR Muslim). Perhatikanlah hadits ini wahai saudaraku, tidaklah orang ini mengunjungi saudaranya tersebut kecuali hanya karena Allah, maka sebagai balasannya, Allah pun mencintai orang tersebut. Dalam hadits lain, Rasulullah Shollallahu alaihi wasallam bersabda “Tidaklah engkau menafkahi keluargamu yang dengan perbuatan tersebut engkau mengharapkan wajah Allah, maka perbuatanmu itu akan diberi pahala oleh Allah, bahkan sampai sesuap makanan yang engkau letakkan di mulut istrimu” (HR Bukhari Muslim). Renungkanlah sabda beliau ini wahai saudaraku, bahkan “hanya” dengan sesuap makanan yang kita letakkan di mulut istri kita, apabila kita melakukannya ikhlas karena Allah, maka Allah akan memberinya pahala. Sungguh merupakan suatu keberuntungan yang amat sangat besar seandainya kita dapat menghadirkan keikhlasan dalam seluruh gerak-gerik kita.

Berkahnya Sebuah Amal yang Kecil Karena Ikhlas

Saudaraku yang semoga dicintai oleh Allah, sesungguhnya yang diwajibkan dalam amal perbuatan kita bukanlah banyaknya amal namun tanpa keikhlasan. Amal yang dinilai kecil di mata manusia, apabila kita melakukannya ikhlas karena Allah, maka Allah akan menerima dan melipat gandakan pahala dari amal perbuatan tersebut. Abdullah bin Mubarak berkata “Betapa banyak amalan yang kecil menjadi besar karena niat, dan betapa banyak pula amal yang besar menjadi kecil hanya karena niat”. Rasulullah Shollallahu alaihi wasallam bersabda : “Seorang laki-laki melihat dahan pohon di tengah jalan, ia berkata : demi Allah aku akan singkirkan dahan pohon ini agar tidak mengganggu kaum muslimin, Maka ia pun masuk surga karenanya” (HR Muslim). Lihatlah saudaraku,  betapa kecilnya amalan yang dia lakukan, namun hal itu sudah cukup bagi dia untuk masuk surga karenanya. Dalam hadits lain Rasulullah Shollallahu alaihi wasallam bersabda : “Dahulu ada seekor anjing yang berputar-putar mengelilingi sumur, anjing tersebut hampir-hampir mati karena kehausan, kemudian hal tersebut dilihat oleh salah seorang pelacur dari bani israil, ia pun mengisi sepatunya dengan air dari sumur dan memberikan minum kepada anjing tersebut, maka Allah pun mengampuni dosanya ” (HR Bukhari Muslim).  Subhanallah, seorang pelacur diampuni dosanya oleh Allah hanya karena memberi minum seekor anjing, betapa remeh perbuatannya di mata manusia, namun dengan hal itu Allah mengampuni dosa-dosanya. Maka bagaimanakah pula apabila seandainya yang dia tolong adalah seorang muslim ?. Dan sebaliknya, wahai saudaraku, amal perbuatan yang besar nilainya, seandainya dilakukan tidak ikhlas, maka hal itu tidak akan berfaedah baginya. Dalam sebuah hadits dari Abu Umamah Al Bahili , dia berkata : seorang laki-laki datang kepada Rasulullah dan bertanya : wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu tentang seseorang yang berperang untuk mendapatkan pahala dan agar dia disebut-sebut oleh orang lain, maka Rasulullah pun menjawab : Dia tidak mendapatkan apa-apa. Orang itu pun mengulangi pertanyaannya tiga kali, Rasulullah pun menjawab : Dia tidak mendapatkan apa-apa. Kemudian beliau berkata : Sesungguhnya Allah tidak akan menerima suatu amalan kecuali apabila amalan itu dilakukan ikhlas karenanya” (Hadits Shohih Riwayat Abu Daud dan Nasai). Dalam hadits ini dijelaskan bahwa seseorang yang dia berjihad, suatu amalan yang sangat besar nilainya, namun dia tidak ikhlas dalam amal perbuatannya tersebut, maka dia pun tidak mendapatkan balasan apa-apa.

Buah dari Ikhlas

Untuk mengakhiri pembahasan yang singkat ini, maka kami akan membawakan beberapa buah yang akan didapatkan oleh orang yang ikhlas. Seseorang yang telah beramal ikhlas karena Allah (di samping amal tersebut harus sesuai dengan tuntunan Rasulullah), maka keikhlasannya tersebut akan mampu mencegah setan untuk menguasai dan menyesatkannya. Allah berfirman tentang perkataan Iblis laknatullah alaihi yang artinya : “Iblis menjawab: “Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, Kecuali hamba-hamba-Mu yang ikhlas di antara mereka” (Shod : 82-83). Buah lain yang akan didapatkan oleh orang yang ikhlas adalah orang tersebut akan Allah jaga dari perbuatan maksiat dan kejelekan, sebagaimana Allah berfirman tentang Nabi Yusuf  yang artinya “Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang ikhlas. ” ( Yusuf : 24). Pada ayat ini Allah mengisahkan tentang penjagaan Allah terhadap Nabi Yusuf sehingga beliau terhindar dari perbuatan keji, padahal faktor-faktor yang mendorong beliau untuk melakukan  perbuatan tersebut sangatlah kuat. Akan tetapi karena Nabi Yusuf termasuk orang-orang yang ikhlas, maka Allah pun menjaganya dari perbuatan maksiat. Oleh karena itu wahai saudaraku, apabila kita sering dan berulang kali terjatuh dalam perbuatan kemaksiatan, ketahuilah sesungguhnya hal tersebut diakibatkan minim atau bahkan tidak adanya keikhlasan di dalam diri kita, maka instropeksi diri dan perbaikilah niat kita selama ini, semoga Allah menjaga kita dari segala kemaksiatan dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang ikhlas. Amin ya Robbal alamin.

Read article about spiritualpREneurship.

Tags: ,

Jun 08

Spiritualpreneurships, apalagi tuh?

Kemarin habis iseng-iseng googling tentang kewirausahaan alias enter-preneurship, eh nemu yang istilah yang lain lagi, namanya spiritualpREneurship. Coba dicari tahu didapat deh linknya di sini.

Ternyata spiritualpREneurship itu adalah cara berwiraswasta melalui property dengan cara yang syariah. Metode ini ditemukan oleh Nasrullah, seorang anggota pengurus MUI Depok, yang sekarang menjadi Owner “The Orchid Realty” Developer Syariah pertama di Indonesia (versi Metro TV).

Nah menariknya, beliau menggali potensi dari sumber kekayaan umat Islam terdahulu. SpiritualpREneurship melihat bagaimana Islam bisa berjaya pada saat itu sehingga pada masa itu seorang petugas zakat hampir tidak menemukan seorang pun yang layak untuk mendapatkan zakat.

Untuk lebih lanjutnya silahkan klik untuk melihat konsep bisnis spiritualpREneurship.

Nah, anehnya kok kenapa harus di bidang property. Berikut kutipan dari penemu metode spiritualpREneurship ini.

1. Karena sahabat kaya raya lewat properti
2. Karena Allah tidak ciptakan bumi yang kedua, sehingga harganya makin mahal
3. Karena harga properti naik terus dan tidak fluktuatif
4. Karena properti adalah investasi terbaik dan teraman
5. Karena properti memiliki dua keuntungan : Capital gain dan cash flow
6. Karena bumi ini harus diwarisi oleh kaum yang taat kepada Allah saja.

Menurut saya, ada beberapa manfaat yang didapat jika kita mengikuti program ini:

1. Konsep bisnis property islami spiritualpREneurship ini, dapat memacu kita untuk memotivasi rasa entrepreneurship (kewirausahaan) kita. Mungkin spiritualpREneurship juga dapat diaplikasikan untuk bidang lain selain property.

2. Dengan konsep yang Islami, sesuai syariat, otomatis kita juga belajar kembali tentang Islam dari sisi ekonomi. Nah tentunya nambah ilmu dunia akhirat, nambah pahala juga dong.

3. Program reseller yang ditawarkan spiritualpREneurship ini (terutama bagi internet marketer), selain kita mendapatkan komisi, kita juga akan mendapatkan pahala, insya Alloh, karena telah menyebarkan sesuatu yang menurut Saya sangat baik. :D

Ya, mungkin itu hal-hal yang keuntungan dapat saya lihat dari spiritualpREneurship. Semoga konsep ini dapat membawa kita menjadi kaya raya, dunia akhirat, tentunya juga dengan berusaha, berdo’a, dan tawakkal kepada Alloh.

Bagi Anda yang berminat mengikuti program ini bisa klik di sini.

http://www.spiritualpreneurships.co.cc/

Tags: , ,

Jun 06

LED TV which stands for light emitting diode television, is a term used by Samsung to describe their line of LCD TVs that use LED backlighting. Samsung has always been at the forefront of TV technology and is known for its award winning innovations. The term LED TV is controversial. The Samsung competitors’ complaint is that the display is not comprised of 100% LEDs and so should not be called LED TV, unlike an upcoming category of display technology.

samsung led tv - next generation hdtv

samsung led tv - next generation hdtv

The Samsung LED TV is a true masterpiece that offers convenience at your fingertips. There are 3 LED TV series from Samsung, series 6, series 7 and series 8.

Breakthrough Picture Quality

Samsung LED TV engine: Crisp, crystal clear images are achieved with Samsung LED TV Engine technology.

Auto Motion Plus: The powerful of 100Hz refresh rate will allow your TV to render even the fastest moving images with perfect clarity.

Mega Contrast: Samsung LED TV technology enables a true-to-life range of picture brightness – from pure blacks to pristine whites.

Wide Color Enhancer Pro: Withd advanced Color Processing technology, Wide Color Enhancer Pro feature ensure that every image is as vibrant and colorful on screen as it was when it was created.

Full HD 1080p: With two times the resolution of HDTV, Full HD 1080p provides a richness and realism that engages your emotions and gives the most satisfying entertainment you have ever experienced.

Ultra Slim Design

Ultra Clear Panel: Ultra Clear Panel creates perfect images under imperfect lighting conditions by effectively eliminating ambient light reflection and allowing more light to pass through it.

Crystal Design: Created with dual molding injection technology, the beautiful Crystal Design of the Samsung LED TV exudes an elegant colour appeal that changes with different lighting conditions.

Unique Wall Mount: The ultra light and razor slim Samsung LED TV can be hung like a masterpiece in your living room with Samsung’s innovative and ultra slim wall mount.

1.2 inch Depth: Stunning at only 1.2? deep, Samsung LED TVs are the slimmest HDTV have been launched.

Eco-Friendly

Go Green: Samsung ultra-slim, ultra-lightweight LED TVs take it even further, requiring less packaging material and transportation need.

Energy Savings: With Energy Star, Samsung LED TVs use 40% less power than conventional LCD.

Lead and Mercury Free:  Samsung LED TV are free of lead, mercury, and other Volatile Organic Compounds.

Surround System

Best Sound for Best Picture: Incorporating cutting-edge technologies the Sound Bar not only enhances the ambient sound but also ensures the optimal tonal balance for true surround sound.

Sound to Match Your Needs: With sound modes for News, Cinema and Music, Samsung Sound Bar enables you to optimize the sound according to your viewing needs.

Powerful 100W Wireless Subwoofer: Samsung Sound Bar’s 100W Wireless Subwoofer ensures rich, clear and deep bass that adds sonic depth.

Additional Feature

Content Library Flash: From art, games to recipes, enjoy it all on your TV with the built-in Content Library Flash. You can also expand your library by downloading content.

USB 2.0 Movie: Lets you enjoy your stored multimedia files on the big screen – videos, photos, music and more.

DLNA Wireless: DLNA Wireless lets you seamlessly watch content from your PC or mobile phone without any wires or cables.

4 HDMI: Treat your senses to unlimited high definition entertainment with 4 HDMI

Anynet: Anynet+ allows you to create a comprehensive network of connected audio and video digital devices that can be controlled by a single remote control.

Tags: