<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sofianonline.com &#187; Gaza</title>
	<atom:link href="http://sofianonline.com/tag/gaza/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sofianonline.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Apr 2012 14:03:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Surat dari Gaza untuk Umat Islam di Indonesia</title>
		<link>http://sofianonline.com/surat-dari-gaza</link>
		<comments>http://sofianonline.com/surat-dari-gaza#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2010 07:49:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sofian</dc:creator>
				<category><![CDATA[ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Surat dari Gaza]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sofianonline.com/?p=546</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://sofianonline.com/surat-dari-gaza"><img align="left" hspace="5" width="150" height="150" src="http://sofianonline.com/wp-content/plugins/thumbnail-for-excerpts/tfe_no_thumb.png" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="" title="" /></a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://sofianonline.com/surat-dari-gaza' addthis:title='Surat dari Gaza untuk Umat Islam di Indonesia '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>Untuk saudaraku di Indonesia, Saya tidak tahu, mengapa saya harus menulis dan mengirim surat ini untuk kalian di Indonesia, Namun jika kalian tetap bertanya kepadaku, kenapa? Mungkin satu-satunya jawaban yang saya miliki Adalah karena Negeri kalian berpenduduk muslim terbanyak di punggung bumi ini, bukan demikian saudaraku? Disaat saya menunaikan ibadah haji beberapa tahun silam, ketika [...]<div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://sofianonline.com/surat-dari-gaza' addthis:title='Surat dari Gaza untuk Umat Islam di Indonesia ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://sofianonline.com/surat-dari-gaza' addthis:title='Surat dari Gaza untuk Umat Islam di Indonesia '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><div class="gpo_bottomcontainer">
						<div class="gpo_buttons">
						        <g:plusone href="http://sofianonline.com/surat-dari-gaza" size="medium" count="true"></g:plusone>
						</div>
			   </div>
			   <div style="clear:both"></div><p><em><strong>Untuk saudaraku di  Indonesia,</strong></em></p>
<p>Saya tidak tahu, mengapa saya harus  menulis dan mengirim surat ini untuk kalian di Indonesia, Namun jika  kalian tetap bertanya kepadaku, kenapa? Mungkin satu-satunya jawaban  yang saya miliki Adalah karena Negeri kalian berpenduduk muslim  terbanyak di punggung bumi ini, bukan demikian saudaraku?</p>
<p>Disaat saya menunaikan ibadah haji  beberapa tahun silam, ketika pulang dari melempar jumrah, saya sempat  berkenalan dengan salah seorang aktivis da&#8217;wah dari Jama&#8217;ah haji asal  Indonesia, dia mengatakan kepadaku, setiap tahun musim haji ada sekitar  205 ribu jama&#8217;ah haji berasal dari Indonesia datang ke Baitullah ini.  Wah, sungguh jumlah angka yang sangat fantastis dan membuat saya  berdecak kagum.</p>
<p>Lalu saya mengatakan kepadanya,  saudaraku, jika jumlah jama&#8217;ah Haji asal GAZA sejak tahun 1987 Sampai  sekarang digabung, itu belum bisa menyamai jumlah jama&#8217;ah haji dari  negeri kalian dalam satu musim haji saja. Padahal jarak tempat kami ke  Baitullah lebih dekat dibanding kalian yah?. wah, pasti uang kalian  sangat banyak yah?, apalagi menurut sahabatku itu ada 5% dari rombongan  tersebut yang menunaikan ibadah haji untuk yang kedua kalinya,  Subhanallah.</p>
<p><em><strong>Wahai saudaraku di Indonesia,</strong></em><br />
Pernah  saya berkhayal dalam hati, kenapa saya dan kami yang ada di GAZA ini,  tidak dilahirkan di negeri kalian saja. Wah, pasti sangat indah dan  mengagumkan yah?. Negeri kalian aman, kaya dan subur, setidaknya itu  yang saya ketahui Tentang negeri kalian.</p>
<p>Pasti para ibu-ibu disana amat mudah  menyusui bayi-bayinya, susu formula bayi pasti dengan mudah kalian  dapatkan di toko-toko dan para wanita hamil kalian mungkin dengan mudah  bersalin di rumah sakit yang mereka inginkan.</p>
<p>Ini yang membuatku iri kepadamu  saudaraku tidak seperti di negeri kami ini, saudaraku, anak-anak bayi  kami lahir di tenda-tenda pengungsian. Bahkan tidak jarang tentara  Israel menahan mobil ambulance yang akan mengantarkan istri kami  Melahirkan di rumah sakit yang lebih lengkap alatnya di daerah Rafah,  Sehingga istri-istri kami terpaksa melahirkan diatas mobil, yah diatas  mobil saudaraku!.</p>
<p>Susu formula bayi adalah barang yang  langka di GAZA sejak kami di blokade 2tahun lalu, namun isteri kami  tetap menyusui bayi-bayinya dan menyapihnya hingga dua tahun lamanya,  walau terkadang untuk memperlancar ASI mereka, isteri kami rela minum  air rendaman gandum.</p>
<p>Namun, mengapa di negeri kalian, katanya  tidak sedikit kasus pembuangan bayi yang tidak jelas siapa ayah dan  ibunya, terkadang ditemukan mati di parit-parit, di selokan-selokan dan  di tempat sampah, itu yang kami dapat dari informasi televisi.</p>
<p>Dan  yang membuat saya terkejut dan merinding, ternyata negeri kalian adalah  negeri yang tertinggi kasus Abortusnya untuk wilayah ASIA,  Astaghfirullah. Ada apa dengan kalian? Apakah karena di negeri kalian  tidak ada konflik bersenjata seperti kami disini, sehingga orang bisa  melakukan hal hina tersebut?, sepertinya kalian belum menghargai arti  sebuah nyawa bagi kami di sini.</p>
<p>Memang hampir setiap hari di GAZA sejak  penyerangan Israel, kami menyaksikan bayi-bayi kami mati, Namun,  bukanlah diselokan-selokan, atau got-got apalagi ditempat sampah?  saudaraku! Mereka mati syahid, saudaraku! mati syahid, karena serangan  roket tentara Israel!</p>
<p>Kami temukan mereka tak bernyawa lagi  dipangkuan ibunya, di bawah puing-puing bangunan rumah kami yang hancur  oleh serangan roket tentara Zionis Israel, Saudaraku, bagi kami nilai  seorang bayi adalah Aset perjuangan perlawanan kami terhadap penjajah  Yahudi. Mereka adalah mata rantai yang akan menyambung perjuangan kami  memerdekakan Negeri ini.</p>
<p>Perlu kalian ketahui, sejak serangan  Israel tanggal 27 desember (2009) kemarin, Saudara-saudara kami yang  syahid sampai 1400 orang, 600 diantaranya adalah anak-anak kami, namun  sejak penyerangan itu pula sampai hari ini, kami menyambut lahirnya 3000  bayi baru Dijalur Gaza, dan Subhanallah kebanyakan mereka adalah anak  laki-laki dan banyak yang kembar, Allahu Akbar!</p>
<p><em><strong>Wahai  saudaraku di Indonesia,</strong></em><br />
Negeri kalian subur dan  makmur, tanaman apa saja yang kalian tanam akan tumbuh dan berbuah,  namun kenapa di negeri kalian masih ada bayi yang kekurangan gizi,  menderita busung lapar. Apa karena kalian sulit mencari rezki disana?  apa negeri kalian sedang di blokade juga?</p>
<p>Perlu kalian ketahui, saudaraku, tidak  ada satupun bayi di Gaza yang menderita kekurangan gizi apalagi sampai  mati kelaparan, walau sudah lama kami diblokade.</p>
<p>Kalian terlalu manja! Saya adalah  pegawai Tata Usaha di kantor pemerintahan Hamas Sudah 7 bulan ini, gaji  bulanan belum saya terima, tapi Allah SWT yang akan mencukupkan rezki  untuk kami.</p>
<p>Perlu kalian ketahui pula, bulan ini  saja ada sekitar 300 pasang pemuda baru saja melangsungkan pernikahan.  Yah, mereka menikah di sela-sela serangan agresi Israel, Mereka  mengucapkan akad nikah, diantara bunyi letupan bom dan peluru saudaraku.</p>
<p>Dan Perdana menteri kami, yaitu Ust  Isma&#8217;il Haniya memberikan santunan awal pernikahan bagi semua keluarga  baru tersebut.</p>
<p><em><strong>Wahai Saudaraku di Indonesia,</strong></em><br />
Terkadang  saya pun iri, seandainya saya bisa merasakan pengajian atau halaqoh  pembinaan Di Negeri antum, seperti yang diceritakan teman saya tersebut,  program pengajian kalian pasti bagus bukan, banyak kitab mungkin yang  telah kalian baca, dan buku-buku pasti kalian telah lahap, kalian pun  sangat bersemangat bukan, itu karena kalian punya waktu.</p>
<p>Kami tidak memiliki waktu yang banyak  disini wahai saudaraku. Satu jam, yah satu jam itu adalah waktu yang  dipatok untuk kami disini untuk halaqoh, setelah itu kami harus terjun  langsung ke lapanagn jihad, sesuai dengan tugas yang Telah diberikan  kepada kami.</p>
<p>Kami di sini sangat menanti-nantikan  hari halaqoh tersebut walau cuma satu jam saudaraku, tentu kalian lebih  bersyukur, kalian lebih punya waktu untuk menegakkan rukun-rukun  halaqoh, Seperti ta&#8217;aruf, tafahum dan takaful di sana.</p>
<p>Hafalan antum pasti lebih banyak dari  kami, Semua pegawai dan pejuang Hamas di sini wajib menghapal surat al  anfaal sebagai nyanyian perang kami, saya menghapal di sela-sela waktu  istirahat perang, bagaimana Dengan kalian?</p>
<p>Akhir desember kemarin, saya menghadiri  acara wisuda penamatan hafalan 30 juz anakku yang pertama, ia diantara  1000 anak yang tahun ini menghapal al-qur&#8217;an, umurnya baru 10 tahun,  saya yakin anak-anak kalian jauh lebih cepat menghapal al-quran  ketimbang anak-anak kami disini, di Gaza tidak ada SDIT seperti di  tempat kalian, yang menyebar seperti jamur sekarang.</p>
<p>Mereka belajar di antara puing-puing  reruntuhan gedung yang hancur, yang tanahnya sudah diratakan, diatasnya  diberi beberapa helai daun pohon kurma, yah di tempat itulah mereka  belajar saudaraku, bunyi suara setoran hafalan al-quran mereka  bergemuruh diantara bunyi-bunyi senapan tentara Israel? Ayat-ayat Jihad  paling cepat mereka hafal, karena memang didepan mereka tafsirnya.  Langsung Mereka rasakan.</p>
<p><em><strong>Wahai Saudaraku di  Indonesia,</strong></em><br />
Oh, iya, kami harus berterima kasih kepada  kalian semua, melihat aksi solidaritas yang kalian perlihatkan kepada  masyarakat dunia, kami menyaksikan demo-demo kalian disini. Subhanallah,  kami sangat terhibur, karena kalian juga merasakan apa yang kami  rasakan disini.</p>
<p>Memang banyak masyarakat dunia yang  menangisi kami di sini, termasuk kalian di Indonesia. <em>Namun, bukan tangisan kalian  yang kami butuhkan saudaraku</em> biarlah butiran air matamu  adalah catatan bukti nanti di akhirat yang dicatat Allah sebagai bukti  ukhuwah kalian kepada kami. Doa-doa kalian dan dana kalian telah kami  rasakan manfaatnya.</p>
<p>Oh, iya hari semakin larut, sebentar  lagi adalah giliran saya Untuk menjaga kantor, tugasku untuk menunggu  jika ada telepon dan fax yang masuk Insya Allah, nanti saya ingin  sambung dengan surat yang lain lagi Salam untuk semua pejuang-pejuang  islam di Indonesia.</p>
<p>Akhhuka…..Abdullah ( Gaza City ..1430 H)</p>
<p>Copied from: <a title="Surat dari Gaza" href="http://www.voa-islam.com/news/citizens-jurnalism/2010/06/03/6709/surat-dari-gaza-untuk-umat-islam-di-indonesia/" target="_blank">voa-islam</a></p>
<div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://sofianonline.com/surat-dari-gaza' addthis:title='Surat dari Gaza untuk Umat Islam di Indonesia ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sofianonline.com/surat-dari-gaza/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>We will not go down for Gaza</title>
		<link>http://sofianonline.com/we-will-not-go-down-for-gaza</link>
		<comments>http://sofianonline.com/we-will-not-go-down-for-gaza#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 06:06:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sofian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[lyric]]></category>
		<category><![CDATA[Lyric we will not go down for Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Michael Heart]]></category>
		<category><![CDATA[We will not go down for Gaza]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sofianonline.com/?p=200</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://sofianonline.com/we-will-not-go-down-for-gaza"><img align="left" hspace="5" width="150" height="150" src="http://sofianonline.com/wp-content/plugins/thumbnail-for-excerpts/tfe_no_thumb.png" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="" title="" /></a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://sofianonline.com/we-will-not-go-down-for-gaza' addthis:title='We will not go down for Gaza '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>We will not go down&#8230; for Gaza&#8230; Michael seorang seniman, producer dan gitaris dari Los Angeles, yang dalam kesedihannya akibat ulah biadab Israel terhadap bangsa Palestina, dia menciptakan sebuah lagu untuk Gaza&#8230; untuk bangsa Palestina.. Mungkin, karena tidak dapat berbuat banyak, hanya lagu inilah yang dapat dia sumbangkan untuk rakyat Palestina yang tertindas. Dan ia [...]<div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://sofianonline.com/we-will-not-go-down-for-gaza' addthis:title='We will not go down for Gaza ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://sofianonline.com/we-will-not-go-down-for-gaza' addthis:title='We will not go down for Gaza '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><div class="gpo_bottomcontainer">
						<div class="gpo_buttons">
						        <g:plusone href="http://sofianonline.com/we-will-not-go-down-for-gaza" size="medium" count="true"></g:plusone>
						</div>
			   </div>
			   <div style="clear:both"></div><p><strong>We will not go down</strong>&#8230; <strong>for Gaza</strong>&#8230;</p>
<p>Michael seorang seniman, producer dan gitaris dari Los Angeles, yang dalam kesedihannya akibat ulah biadab Israel terhadap bangsa Palestina, dia menciptakan sebuah lagu untuk Gaza&#8230; untuk bangsa Palestina..<br />
Mungkin, karena tidak dapat berbuat banyak, hanya lagu inilah yang dapat dia sumbangkan untuk rakyat Palestina yang tertindas. Dan ia berharap melalui suratnya, setelah Anda mendownload lagu ini, sedianya bantulah mereka, melalui donasi.</p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="344" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/dlfhoU66s4Y&amp;hl=en&amp;fs=1" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="344" src="http://www.youtube.com/v/dlfhoU66s4Y&amp;hl=en&amp;fs=1" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Berikut kutipannya (<a title="We will not go down for Gaza" href="http://michaelheart.com/Song_for_Gaza.html" target="_blank">http://michaelheart.com/Song_for_Gaza.html</a>)<span id="more-200"></span></p>
<blockquote><p><span style="font-family: Arial;">Dear friends,</span></p>
<p>I have been overwhelmed by the warmth and the friendship you                  have all given me in response to my song for Gaza, &#8220;We Will Not                  Go Down&#8221;. I am doing my best to go through your numerous                  messages, emails and comments, and ask you to kindly bear with                  me until I am able to do so. Please forgive me if I am not able                  to respond to each and everyone of you; but please also know                  that I really appreciate your messages.</p>
<p>My original intention to donate proceeds from the sale of the                  MP3 to charity has been complicated by technical matters;                  therefore, I have decided to make the song available free of                  charge. I would like to request that after                 <a href="http://www.michaelheart.com/sfg/downloads/a22685d/dl.php?file=we_will_not_go_down.mp3"> downloading</a> the song from this page, you kindly donate                  directly to a charity or an organization dedicated to alleviate                  the suffering of the Palestinian people. Worthy of note is                 <a href="http://www.un.org/unrwa/overview/index.html">UNWRA</a> (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees                  in the Near East), which has been helping Palestinian refugees                  since their dispossession in 1949. Please click here to donate                  through them: <a href="http://www.un.org/unrwa/"> http://www.un.org/unrwa/</a></p>
<p>Thank you for your continued encouragement of my work as a                  musician, for your purchases of my CD, and for spreading the                  song, the video and the message as you have been doing. I am                  grateful for every demonstration of support I have received from                  you, and for every thought and prayer that has gone to the                  people of Gaza.</p>
<p>Sincerely,</p>
<p>Michael Heart</p></blockquote>
<p><strong>Lyrics:</strong></p>
<p>WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)<br />
(Composed by Michael Heart)<br />
Copyright 2009</p>
<p>A blinding flash of white light<br />
Lit up the sky over Gaza tonight<br />
People running for cover<br />
Not knowing whether they’re dead or alive</p>
<p>They came with their tanks and their planes<br />
With ravaging fiery flames<br />
And nothing remains<br />
Just a voice rising up in the smoky haze</p>
<p>We will not go down<br />
In the night, without a fight<br />
You can burn up our mosques and our homes and our schools<br />
But our spirit will never die<br />
We will not go down<br />
In Gaza tonight</p>
<p>Women and children alike<br />
Murdered and massacred night after night<br />
While the so-called leaders of countries afar<br />
Debated on who’s wrong or right</p>
<p>But their powerless words were in vain<br />
And the bombs fell down like acid rain<br />
But through the tears and the blood and the pain<br />
You can still hear that voice through the smoky haze</p>
<p>We will not go down<br />
In the night, without a fight<br />
You can burn up our mosques and our homes and our schools<br />
But our spirit will never die<br />
We will not go down<br />
In Gaza tonight</p>
<p>&#8212;</p>
<p>So, bagaimana dengan Anda&#8230;</p>
<p>Apa yang akan Anda sumbangkan&#8230;..</p>
<div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://sofianonline.com/we-will-not-go-down-for-gaza' addthis:title='We will not go down for Gaza ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sofianonline.com/we-will-not-go-down-for-gaza/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

