<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sofianonline.com &#187; Isra Mi&#8217;raj</title>
	<atom:link href="http://sofianonline.com/tag/isra-miraj/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sofianonline.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Apr 2012 14:03:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Isra Mi&#8217;raj: Sholat sebagai Mi&#8217;raj kaum mu&#8217;min</title>
		<link>http://sofianonline.com/isra-miraj-sholat-sebagai-miraj-kaum-mumin</link>
		<comments>http://sofianonline.com/isra-miraj-sholat-sebagai-miraj-kaum-mumin#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2010 07:14:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sofian</dc:creator>
				<category><![CDATA[ISLAM]]></category>
		<category><![CDATA[Isra Mi'raj]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sofianonline.com/?p=565</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://sofianonline.com/isra-miraj-sholat-sebagai-miraj-kaum-mumin"><img align="left" hspace="5" width="150" height="150" src="http://sofianonline.com/wp-content/plugins/thumbnail-for-excerpts/tfe_no_thumb.png" class="alignleft wp-post-image tfe" alt="" title="" /></a><div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://sofianonline.com/isra-miraj-sholat-sebagai-miraj-kaum-mumin' addthis:title='Isra Mi&#8217;raj: Sholat sebagai Mi&#8217;raj kaum mu&#8217;min '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div>Setelah mendengar khutbah Jum&#8217;at (khotib: Ust. Umar Shahab) kemarin jadi pengen nulis tentang peristiwa Isra Mi&#8217;raj. Bagi seorang muslim, Isra Mi&#8217;raj adalah suatu peristiwa penting yang merupakan mu&#8217;jizat yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW. Pada sekitar 14 abad yang lalu tersebut, Rasululloh SAW mendapatkan tugas untuk melakukan perjalanan suci. Beliau diperjalankan oleh Allah SWT dari [...]<div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://sofianonline.com/isra-miraj-sholat-sebagai-miraj-kaum-mumin' addthis:title='Isra Mi&#8217;raj: Sholat sebagai Mi&#8217;raj kaum mu&#8217;min ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="addthis_toolbox addthis_default_style " addthis:url='http://sofianonline.com/isra-miraj-sholat-sebagai-miraj-kaum-mumin' addthis:title='Isra Mi&#8217;raj: Sholat sebagai Mi&#8217;raj kaum mu&#8217;min '  ><a class="addthis_button_facebook_like" fb:like:layout="button_count"></a><a class="addthis_button_tweet"></a><a class="addthis_counter addthis_pill_style"></a></div><div class="gpo_bottomcontainer">
						<div class="gpo_buttons">
						        <g:plusone href="http://sofianonline.com/isra-miraj-sholat-sebagai-miraj-kaum-mumin" size="medium" count="true"></g:plusone>
						</div>
			   </div>
			   <div style="clear:both"></div><p>Setelah mendengar khutbah Jum&#8217;at (khotib: Ust. Umar Shahab) kemarin jadi pengen nulis tentang peristiwa Isra Mi&#8217;raj.</p>
<p>Bagi seorang muslim, Isra Mi&#8217;raj adalah suatu peristiwa penting yang merupakan mu&#8217;jizat yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW. Pada sekitar 14 abad yang lalu tersebut, Rasululloh SAW mendapatkan tugas untuk melakukan perjalanan suci. Beliau diperjalankan oleh Allah SWT dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsha di Al-Quds, lalu dilanjutkan dengan menembus lapisan langit tertinggi (sidratul muntaha) sampai batas yang tidak dapat dijangkau oleh ilmu semua makhluq, malaikat, manusia, dan jin. Dari peristiwa inilah sholat lima waktu itu mulai diwajibkan.</p>
<p>Bayangkan perjalanan yang sangat-sangat jauh itu hanya ditempuh dalam satu malam. Subhanalloh.</p>
<p>Lalu apa rahasia dibalik itu semua?</p>
<p>Isra berarti perjalanan Nabi SAW dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Perjalanan dari suatu tempat suci ke tempat suci yang lain (masjid ke masjid).</p>
<p>Mi&#8217;raj berarti perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Aqsa, menembus langit pertama hingga ketujuh berlanjut ke Sidratul Muntaha. Sidratul muntaha merupakan terminal/maqom terakhir yang tidak ada suatu makhluk pun yang dapat menembusnya. Bahkan malaikat Jibril pun yang menemani Rasulullah SAW meminta izin untuk tidak meninggalkannya ketika mereka telah mencapai langit ketujuh, karena ia akan terbakar jika memasukinya. Hanya Rasulullah, manusia paling sempurna, makhluk dengan tingkatan ketaatan paling tinggi yang dapat memasukinya untuk menemui sang Pencipta, Allah SWT.</p>
<p>Lalu apa hubungannya dengan kita umat muslim sekarang?</p>
<p>Seperti yang telah dijelaskan bahwa Isra Mi&#8217;raj merupakan awal diwajibkan perintah Sholat fardhu, menyembah Allah SWT.</p>
<p>Sedangkan dalam hadits riwayat Bukhari dikatakan bahwa &#8220;Sholat itu Mi&#8217;rajnya orang mu&#8217;min.&#8221; Dalam sholat kita juga menghadap/berdialog dengan Allah SWT analogi dengan Mi&#8217;raj yang dilakukan oleh Rosululloh SAW.</p>
<p>Nah pertanyaannya apakah sholat kita memang sudah merefleksikan makna Mi&#8217;raj tersebut, dengan khusyuk menghadirkan hati.</p>
<p>Ataukah shalat kita hanya sebuah gerak-gerik ucapan bibir, ketika kita mengucapkan lafaz-lafaz ucapan shalat, tanpa mengerti, memahami dan meng­hayatinya, padahal semua lafaz itu adalah dialog kita kepada Allah SWT, sehingga mungkinkah akan tercipta dialog suci itu bila pengertian, pemahaman dan penghayatan tidak ada pada diri kita.</p>
<p>Rasulullah pernah bersabda, <em>“Sesungguhnya pelaku ibadah itu mengira telah menegakkan shalat (seutuhnya). Padahal tidaklah dicatat baginya oleh malaikat Raqib (sang pencatat amal baik) kecuali setengah shalat, sepertiganya, seperempatnya, atau seperlimanya, sampai sepersepuluhnya.”</em> (HR Ahmad dan Abu Daud).</p>
<div class="addthis_toolbox addthis_default_style addthis_32x32_style" addthis:url='http://sofianonline.com/isra-miraj-sholat-sebagai-miraj-kaum-mumin' addthis:title='Isra Mi&#8217;raj: Sholat sebagai Mi&#8217;raj kaum mu&#8217;min ' ><a class="addthis_button_preferred_1"></a><a class="addthis_button_preferred_2"></a><a class="addthis_button_preferred_3"></a><a class="addthis_button_preferred_4"></a><a class="addthis_button_compact"></a></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sofianonline.com/isra-miraj-sholat-sebagai-miraj-kaum-mumin/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

